Dekapan Hangat dalam duka yang begitu dalam dirasa
Jumat, 2026-10-23 | 15:36:36
* KH. Sumarno Syafi'i menguatkan Gus Ridho pada acara Tahlil malam ke 5 Alm. Syaikhuna KH. Syukron Ma'mun
DR News, *Hilman mengutip video Bang @Agay Subrata-
Sedih rasanya menyaksikan momen ketika Gus Ridho didekap oleh salah seorang santri Syaikhuna yang usianya jauh lebih tua darinya. KH. Sumarno Syafi’i (Pengasuh Pondok Pesantren Daarussa’adah). Berkali-kali ia menangis sembari menepuk pundak Gus Ridho, seolah ada begitu banyak rasa yang tak mampu diungkapkan dengan kata-kata.
Di balik dekapan itu, ada cinta, ada kehilangan, ada kerinduan, dan mungkin juga ada harapan besar yang sedang dititipkan. Sebuah doa agar perjuangan Syaikhuna Almaghfurlah KH. Syukron Ma’mun tidak berhenti bersama kepergian beliau, melainkan terus hidup, tumbuh, dan berlanjut melalui generasi penerusnya.
Entah apa yang sedang bergemuruh di dalam dada beliau. Namun, dari air matanya, kita seakan bisa merasakan betapa besar cinta dan hormatnya kepada Syaikhuna. Dan dari tepukan tangannya di pundak Gus Ridho, seolah tersirat sebuah pesan yang begitu dalam:
“Gus, kami mungkin telah kehilangan guru, ayah, sekaligus panutan kami. Namun, kami masih menyimpan harapan. Semoga engkau berkenan melanjutkan perjuangannya, menjaga amanahnya, dan meneruskan cahaya dakwah yang telah beliau nyalakan selama ini.”
Bahkan di dalam pidato sambutannya, Kyai Sumarno berikrar menggebu-gebu sembari mengajak semua alumni untuk selalu siap berdiri di bawah garis komando Daarul Rahman.
Semoga Gus Rido senantiasa diberi kekuatan, keteguhan, dan keikhlasan untuk melanjutkan perjuangan Syaikhuna. Dan semoga kita semua tidak hanya mewarisi kenangan tentang beliau, tetapi juga mewarisi semangat, nilai, dan perjuangan yang selama ini beliau tanamkan.
KATEGORI YANG SAMA
Tahlil malam ke 5 Alm. Syaikhuna KH. Syukron Ma'mun
KH. Sumarno Syafi'i mengenang pesan KH. Syukron ma'mun agar kita menjaga peradaban islam, bukan menjadikan ilmu sebagai jalan meraih materi dan popularitas