Wafatnya Syaikhuna menjadi duka terdalam bagi seluruh Santri dan Alumni Pondok Pesantren Daarul Rahman
Perayaan Hari Santri yang takkan lagi sama
Jumat, 2026-10-23 | 02:44:52
Jakarta, DR News- Daarul Rahman berduka, Ummat islam berduka, seluruh muhibbin KH. Syukron Ma’mun berduka, Syaikhuna telah meninggalkan kita semua dari Dunia ini. Kabar duka telah menyelimuti Pondok Pesantren Daarul Rahman tepat dengan hembusan nafas terakhir Syaikhuna pada hari minggu tanggal 18 Oktober 2026 pada pukul 07.45 WIB, di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).
Tak ada lagi ‘Sang Singa Podium’ yang tak pandang bulu dalam menegakkan ‘Amar ma’ruf nahi mungkar’, tak ada lagi suara khas panggilan ‘anak anakku’ untuk para santri, dan akan kita temukan lagi sosok Kyai Syukron ma’mun yang selalu istiqomah mengajar santri santri kelas akhir Pondok Pesantren Daarul Rahman setiap paginya. Pak Kyai merupakan tokoh panutan bagi para santri khususnya dan bagi ummat islam umumnya, beliau telah mengabdikan dirinya untuk ummat sejak umurnya masih muda.
Hari ini tepat pada Perayaan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026, Daarul Rahman tidak mengadakan perayaan seperti biasanya, duka yang masih menyelimuti merupakan penyebab utama tidak diadakannya perayaan hari santri tahun ini.
Di tengah perayaan yang harusnya bahagia, ada ruang kosong yang terasa. Sosok yang selalu kami rindukan, suara, senyumnya, tatapannya dan nasihatnya yang dulu menenangkan. dulu kami datang untuk menimba ilmu. Kini kami datang membawa doa, semoga Al fatihah menjadi hadiah untukmu di sana.
Kehilangan Pak Kyai bukan sekadar kehilangan sosok, tapi kehilangan tempat untuk pulang dan bertanya.
Pak Kyai, suaramu mungkin tak terdengar lagi, tapi ajaranmu akan terus hidup di langkah kami. Pak Kyai mungkin telah berpulang, tetapi semangat perjuangan dan nasihatmu akan selalu hidup di hati kami, para santri. Kepergianmu bukanlah akhir dari perjuangan, sebab ilmu, akhlak, dan teladanmu akan terus menjadi bekal bagi kami untuk melangkah.
Semoga kami mampu melanjutkan perjuangan yang telah engkau titipkan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahmu dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisinya. Aamiin yaa Rabbal aalamiin.
Selamat Hari Santri, Pa Kyai. Kami sangat rindu, rindu ini kami titipkan dalam doa. Surga untukmu.
KATEGORI YANG SAMA
Tahlil malam ke 5 Alm. Syaikhuna KH. Syukron Ma'mun
KH. Sumarno Syafi'i mengenang pesan KH. Syukron ma'mun agar kita menjaga peradaban islam, bukan menjadikan ilmu sebagai jalan meraih materi dan popularitas